Jumat, 18 September 2015

Maafkan aku Teman

bertatap depan meja
berfikir mau buat apa
terpikir membuat kata-kata

lalu kusergap buku dan pena.
mendalam berfikir menata sebuah pesan
untuk mengartikan tingkah dan kelakuan
yang mungkin membuat jengkel seorang teman
dan membuatnya terbelenggu dalam kecemasan

teman, mohon maaf bila diri
telah menyakiti, melukai, dan membohongi hati

maaf, aku belum cukup kuat menghadapi
tak cukup tangguh menghalangi
tak cukup tekun menjalani

maaf teman
ku sembunyikan rahasia
rahasia besar ukurannya
rahasia banyak jumlahnya
namun kulabui jika ada yang bertanya
setidaknya tidak banyak yang berhasil
lolos dari ingatan ini
saran dalam menjaga rahasia
"sebaiknya kau tidak mengetahui rahasia itu mulai dari awal"

ku ambil ini dari buku catatanmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar